CATASTROPHIC HEALTH EXPENDITURE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERLINDUNGAN FINANSIAL JKN DI INDONESIA

Penulis

  • Nathasya Azzahra Thamrin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Cut Miftha Hafizza Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Deby Anggita Ramadhina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Sry Wulan Silaban Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fitriani Pramita Gurning Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Jaminan Kesehatan Nasional, Penyakit Katastropik, Catastrophic Health Expenditure, Out-Of-Pocket Expenditure, Keberlanjutan Pembiayaan

Abstrak

Penyakit katastropik merupakan salah satu penyebab utama tingginya beban pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban pembiayaan penyakit katastropik terhadap keberlanjutan JKN di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyakit gagal ginjal kronik dan kanker menjadi penyumbang terbesar pembiayaan JKN, dengan biaya yang terus meningkat setiap tahun. Kepemilikan JKN terbukti mampu menurunkan risiko Catastrophic Health Expenditure (CHE) dan Out-of-Pocket Expenditure (OOP), namun pengeluaran kesehatan katastropik masih ditemukan pada kelompok rentan seperti rumah tangga berpendapatan rendah, lansia, dan penderita penyakit kronis. Tingginya biaya pengobatan jangka panjang serta meningkatnya prevalensi penyakit katastropik berpotensi mengancam keberlanjutan pembiayaan JKN. Oleh karena itu, diperlukan penguatan upaya promotif dan preventif, deteksi dini penyakit, serta pengendalian biaya pelayanan kesehatan untuk menjaga keberlanjutan program JKN.

Catastrophic diseases are among the major contributors to the increasing financial burden of Indonesia’s National Health Insurance Program (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN). This study aimed to analyze the impact of catastrophic disease financing on the sustainability of JKN in Indonesia. A literature review was conducted using 10 scientific articles published between 2021 and 2025. The findings showed that chronic kidney disease and cancer were the largest contributors to JKN expenditure, with costs continuing to increase annually. JKN membership was found to reduce the risk of Catastrophic Health Expenditure (CHE) and Out-of-Pocket Expenditure (OOP); however, catastrophic health spending remained prevalent among vulnerable groups, including low-income households, elderly individuals, and patients with chronic diseases. The high cost of long-term treatment and the increasing prevalence of catastrophic diseases may threaten the sustainability of JKN financing. Therefore, strengthening promotive and preventive efforts, early disease detection, and healthcare cost control strategies are essential to maintain the sustainability of the JKN program.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30