ANALISIS IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO) PADA BPJS KETENAGAKERJAAN DI KOTA PALANGKA RAYA

Penulis

  • Helda Yulia Arianti Universitas Palangka Raya
  • Restu Marethya Pandra Universitas Palangka Raya
  • Peronika Simanjuntak Universitas Palangka Raya
  • Meilianna Devita Christina Universitas Palangka Raya

Kata Kunci:

Pelayanan Publik, Transformasi Digital, Jamsostek Mobile (JMO), BPJS Ketenagakerjaan, SPBE

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan publik berbasis aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Palangka Raya. Transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat. Aplikasi JMO hadir sebagai inovasi pelayanan digital yang memungkinkan peserta BPJS Ketenagakerjaan mengakses layanan secara mandiri, seperti pengecekan saldo, pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), dan memperoleh informasi program tanpa harus datang langsung ke kantor. Namun, implementasi aplikasi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan akses jaringan internet, serta gangguan teknis pada aplikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan keterlibatan dan pemahaman informan terhadap penggunaan aplikasi JMO. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas implementasi aplikasi JMO serta menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital di BPJS Ketenagakerjaan Kota Palangka Raya.

This study aims to analyze the implementation of public services through the Jamsostek Mobile (JMO) application at BPJS Ketenagakerjaan in Palangka Raya City. Digital transformation through the Electronic-Based Government System (SPBE) encourages government institutions to improve the quality of public services that are effective, efficient, and easily accessible to the community. The JMO application is a digital service innovation that enables BPJS Ketenagakerjaan participants to independently access services, such as checking balances, submitting Old Age Security (JHT) claims, and obtaining program information without having to visit the office directly. However, the implementation of this application still faces several obstacles, including low digital literacy among the public, limited internet network access, and technical disruptions within the application. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. Informants were selected using purposive sampling techniques by considering their involvement and understanding of the use of the JMO application. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study are expected to provide an overview of the effectiveness of the JMO application implementation and serve as evaluation material in improving the quality of digital-based public services at BPJS Ketenagakerjaan in Palangka Raya City.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31