ANALISIS LITERATUR TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PASIEN SEBAGAI KORBAN MALPRAKTIK KEBIDANAN DI INDONESIA
Kata Kunci:
Perlindungan Hukum, Malpraktik, KebidananAbstrak
Malpraktik merupakan salah satu isu utama yang sering menjadi perhatian, terutama dalam bidang kebidanan. Sedangkan bidan sebagai tenaga profesional memiliki tanggung jawab dan akuntabilitas tinggi dalam memberikan dukungan kepada perempuan selama proses persalinan. Namun dalam praktiknya, terkadang terdapat kelalaian atau kesalahan yang dilakukan oleh bidan dalam memberikan perawatan atau layanan kepada pasien, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif serius terhadap kesehatan ibu dan bayi yang dikenal dengan nama Malpraktik. Oleh karena itu perlindungan hukum bagi pasien sebagai korban malpraktik kebidanan di Indonesia sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan hak-hak mereka dalam setiap tahap perawatan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi literatur yang ada mengenai perlindungan hukum bagi pasien yang menjadi korban malpraktik kebidanan di Indonesia. Penelitian studi literatur ini menggunakan strategi pencarian basis data menggunakan Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect yang ditulis dengan sintesis naratif. Hasil penilitian ini mencakup penelusuran mengenai perlindungan hukum pasien dalam kebidanan, tanggung jawab bidan dalam memberikan pelayanan, perbuatan melawan hukum dalam kebidanan, dan penegakan hukum terhadap malpraktik kebidanan.
Malpractice is a major issue that often draws attention, especially in the field of midwifery. As professional healthcare providers, midwives hold significant responsibility and accountability in supporting women throughout the childbirth process. However, in practice, there are instances where midwives may exhibit negligence or make errors in providing care or services to patients, potentially leading to serious negative impacts on the health of both the mother and baby, which is referred to as malpractice. Therefore, legal protection for patients as victims of midwifery malpractice in Indonesia is crucial to ensure that patients receive their rights at every stage of midwifery care. This study aims to explore the existing literature on legal protection for patients who have been victims of midwifery malpractice in Indonesia. This literature review research employs a database search strategy using Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect, and is presented with a narrative synthesis. The findings of this study include an examination of legal protection for patients in midwifery, midwives' responsibilities in providing care, unlawful acts in midwifery, and law enforcement against midwifery malpractice.




