ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE HIRADC PADA PEKERJA DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL I PABRIK KELAPA SAWIT
Kata Kunci:
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian RisikoAbstrak
Penelitian ini menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerja di PT Perkebunan Nusantara Regional I Pabrik Kelapa Sawit Rambutan Tebing Tinggi. Dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen K3 sesuai standar ISO 45001 dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, serta tingginya kasus kecelakaan kerja di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko K3 menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Metodologi yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh stasiun kerja di PKS Rambutan memiliki potensi bahaya dengan tingkat risiko bervariasi, dari rendah hingga ekstrem. Bahaya umum meliputi tertabrak truk, tergelincir, tertimpa tandan buah, terjepit, kebisingan, paparan uap panas, tersetrum listrik, dan polusi debu. Pengendalian risiko yang direkomendasikan mencakup penerapan hierarki K3 (eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, dan APD), seperti pemasangan rambu, SOP, perawatan rutin, pelatihan, dan penggunaan APD yang sesuai di setiap stasiun kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat potensi bahaya dengan 23 risiko tinggi, 6 risiko menengah, 2 risiko rendah, dan 9 risiko ekstrem. Implementasi sistematis dari HIRADC sangat krusial untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif
This study analyzes the Occupational Safety and Health (OHS) risks for workers at PT Perkebunan Nusantara Regional I Rambutan Tebing Tinggi Palm Oil Mill. Based on the importance of OHS management in accordance with ISO 45001 standards and Government Regulation Number 50 of 2012, as well as the high number of occupational accidents in Indonesia, this study aims to identify, assess, and control OHS risks using the HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) method. The methodology used is a quantitative descriptive survey with data collection through observation and interviews. The results show that almost all work stations at Rambutan PKS have potential hazards with varying levels of risk, from low to extreme. Common hazards include being hit by a truck, slipping, being crushed by fruit bunches, being trapped, disturbances, exposure to hot steam, electric shock, and dust pollution. Recommended risk controls include the implementation of the OHS hierarchy (elimination, substitution, engineering, administrative, and PPE), such as the installation of signs, SOPs, routine maintenance, training, and the use of appropriate PPE at each work station. This study concluded that there were 23 high-risk, 6 medium-risk, 2 low-risk, and 9 extreme-risk potential hazards. Systematic implementation of HIRADC is crucial for creating a safe and productive work environment.




