EFFECTIVENESS OF ERGONOMIC EXERCISES ON SLEEP QUALITY IN TAILORS
Kata Kunci:
Latihan Ergonomis, Nyeri Muskuloskeletal, Kualitas TidurAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi latihan ergonomis dalam mengurangi nyeri muskuloskeletal dan meningkatkan kualitas tidur pada penjahit yang sering terpapar postur non-ergonomis. Nyeri muskuloskeletal, yang sering diperburuk oleh posisi statis atau repetitif yang berkepanjangan, berdampak signifikan pada kesejahteraan fisik dan kualitas tidur, yang pada akhirnya menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test, dengan Nordic Body Map untuk menilai tingkat nyeri dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengevaluasi kualitas tidur responden sebelum dan setelah intervensi. Uji t berpasangan menunjukkan penurunan signifikan pada nyeri muskuloskeletal, dengan selisih rata-rata sebesar 24,744 antara skor pre-test dan post-test pada Nordic Body Map, serta peningkatan kualitas tidur yang ditunjukkan oleh penurunan skor PSQI. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ergonomis yang terarah, termasuk koreksi postur dan teknik relaksasi otot, dapat secara efektif mengurangi ketidaknyamanan fisik dan meningkatkan kualitas tidur pada penjahit. Peningkatan ini mungkin disebabkan oleh berkurangnya ketegangan otot dan perbaikan sirkulasi darah yang dihasilkan dari aktivitas fisik rutin dan penyesuaian postur. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan program latihan ergonomis dalam kebijakan kesehatan di tempat kerja untuk mendukung kesejahteraan karyawan. Penelitian lebih lanjut sebaiknya mengeksplorasi efek jangka panjang dari intervensi tersebut di berbagai sektor pekerjaan untuk memastikan generalisasi dan menilai manfaat kesehatan tambahan.
This study aimed to assess the effectiveness of ergonomic exercise interventions in reducing musculoskeletal pain and improving sleep quality among tailors who are frequently exposed to non-ergonomic postures. Musculoskeletal pain, often exacerbated by prolonged static or repetitive positions, significantly impacts both physical well-being and sleep quality, leading to decreased productivity and quality of life. The study involved a pre-test and post-test design, using the Nordic Body Map to assess pain levels and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to evaluate sleep quality among respondents before and after the intervention. A paired samples t-test revealed a significant reduction in musculoskeletal pain, with a mean difference of 24.744 between pre- and post-test Nordic Body Map scores, and a notable improvement in sleep quality indicated by reduced PSQI scores. The findings suggest that targeted ergonomic exercises, including posture correction and muscle relaxation techniques, can effectively alleviate physical discomfort and enhance sleep quality in tailors. This improvement may be attributed to decreased muscle tension and improved blood circulation resulting from regular physical activity and posture adjustment. The study's implications emphasize the value of integrating ergonomic exercise programs in workplace health policies to support employee well-being. Future research should investigate the long-term effects of such interventions across different job sectors to confirm generalizability and assess additional health benefits.